
Semangat Sumpah Pemuda bergema di kompleks karyawan PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF) saat ratusan karyawan muda Harita Nickel berkumpul dalam Youth Forum 2025. Acara bertajuk “Suara Pemuda Indonesia: Menggema Lewat Konten Kreatif” ini menjadi wadah bagi Insan Harita muda untuk belajar, berbagi, dan menyalakan inspirasi melalui kreativitas digital.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Youth Forum kali ini tampil lebih segar dengan konsep festival terbuka. Berkolaborasi dengan Hero Creative, tim kreatif internal Harita Nickel, acara memadukan diskusi inspiratif, hiburan musik, dan festival kuliner lokal. Lampion warna-warni yang menghiasi jalan menuju panggung menambah semarak malam penuh energi muda itu.
Acara dibuka dengan penampilan akustik dan stand-up comedy yang mencairkan suasana. Di antara riuh tepuk tangan, para karyawan muda dari berbagai unit bisnis Harita Nickel tampak menikmati hidangan di deretan stand kuliner yang tersaji di sekitar arena acara.
Momen Marischka Prue, Kadek Arini, dan Febrian membagikan pengalaman dan tips membuat konten kreatif di hadapan peserta Youth Forum 2025 di site Obi.
Dalam sambutannya, Roy Martua Sigiro, Deputy Head of Technical Support PT Karunia Permai Sentosa (KPS), menyampaikan bahwa Youth Forum menjadi ruang bagi generasi muda Harita Nickel untuk menyalakan semangat dan potensi diri.
“Melalui Youth Forum ini, kita ingin menunjukkan bahwa suara generasi muda Harita Nickel tidak berhenti di dalam site Obi, tetapi bergema keluar menjangkau keluarga, sahabat, dan masyarakat luas. Semangat kolaborasi dan berbagi ide menjadi kunci membangun tim yang solid dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Sesi berbagi inspirasi dipandu oleh Yoan Isey Jeaniti, Digital & Social Media Manager Harita Nickel, menghadirkan tiga kreator konten kreatif: Marischka Prudence (Prue), Febrian, dan Kadek Arini. Mereka berbagi praktik terbaik tentang merangkai hook, menyusun struktur cerita, menjaga konsistensi gaya, hingga membangun kepercayaan komunitas secara autentik.
Prue menekankan pentingnya storytelling dalam menyampaikan pesan yang bermakna. Ia mencontohkan gerakan Koin untuk Prita sebagai bukti kekuatan solidaritas digital. Febrian membagikan tips membuat konten menarik dengan pendekatan jurnalistik. “Mulailah dengan bagian paling menarik sebagai hook di depan agar audiens penasaran dan mengikuti cerita sampai akhir,” pesannya.
Sementara Kadek Arini menyoroti pentingnya membangun komunitas digital berbasis nilai dan bagaimana membangun kepercayaan. “Kunci membangun komunitas adalah trust. Ketika kita memiliki nilai dan integritas, audiens akan percaya dan bergerak bersama menciptakan perubahan positif,” ungkapnya.
Di sela kunjungannya ke site Obi, para narasumber juga berkesempatan mengunjungi tambang dan pabrik pengolahan nikel, menjelajahi keindahan laut Obi, serta bertemu dengan penerima manfaat program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Harita Nickel.
Pesan para narasumber menggema di tengah semangat Sumpah Pemuda, mengajak generasi muda Harita Nickel untuk berani memulai, berani bersuara, dan terus belajar dari setiap langkah. “Jangan takut memulai, karena aksi kecil bisa memberi dampak besar,” kata Febrian.
Bagi peserta, Youth Forum menjadi pengalaman berharga. Wigit Yan Sukmawan, Community Development Supervisor Harita Nickel, mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para kreator yang selama ini ia ikuti.
Sementara Christoforus Nanda Rahardian, Industrial & Employee Relation Specialist Harita Nickel, menilai acara ini bukan hanya menghibur, tetapi juga edukatif. “Youth Forum kali ini berhasil menghadirkan acara yang menarik bagi generasi muda melalui acara yang menghibur sekaligus bermakna,” ujarnya.
Dihadiri lebih dari 300 karyawan muda dan perwakilan manajemen di site Obi, Youth Forum 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat Sumpah Pemuda terus hidup di Harita Nickel. Acara ini juga menjadi ajang bagi Insan Harita untuk memperkuat kolaborasi dan menginspirasi perubahan positif bagi perusahaan dan masyarakat.[]


