(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MZ6PLDCC'); !function(f,b,e,v,n,t,s) {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod? n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)}; if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0'; n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0; t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0]; s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js'); fbq('init', '1536990446882598'); fbq('track', 'PageView');

Warga Kawasi Rasakan Peningkatan Kualitas Hidup di Permukiman Baru

Kategori

:
Sorotan.

26 November 2025 | media

detail

Warga Desa Kawasi yang telah menempati permukiman baru hasil relokasi menilai hunian tersebut memberikan peningkatan nyata terhadap kualitas hidup mereka. Permukiman yang dibangun Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dengan dukungan Harita Nickel itu kini menyediakan fasilitas dasar yang jauh lebih baik, termasuk listrik dan air bersih yang tersedia selama 24 jam.

Yunince, salah satu warga relokasi awal, mengatakan permukiman baru menghadirkan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman dibandingkan tempat tinggal sebelumnya. “Kalau hujan tidak becek, kalau panas tidak berdebu. Di sini listrik dan air 24 jam penuh. Di rumah lama saya tidak pakai AC, tapi di sini sampai pasang tiga AC,” ujarnya.

Senyum Yunince dan putrinya mencerminkan kenyamanan baru yang mereka rasakan sejak menempati permukiman Kawasi yang lebih layak dan tertata.

Hal serupa disampaikan oleh Nur Eneng Rahmat (33), yang merasakan perubahan besar dalam kenyamanan dan ketenangan. “Di rumah lama sangat bising karena dekat jalan utama. Setelah mencoba kembali ke sana, saya sadar tempat baru jauh lebih nyaman. Akhirnya saya kembali ke sini,” tuturnya.

Selain kenyamanan fisik, permukiman baru juga membuka peluang ekonomi bagi warga. Nur Eneng kini mengelola usaha sembako dan sayur dengan omzet harian mencapai Rp1–2 juta. “Di sini kampungnya lebih tertata. Bertemu tetangga lebih sering, kegiatan keagamaan juga aktif,” tambahnya.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawasi, Reinhard Siar, menyebut permukiman baru dirancang untuk memberikan hunian yang layak, aman, serta dilengkapi fasilitas umum yang memadai.

Area perekonomian warga di Kawasi dibangun dengan fasilitas yang lebih tertata dan representatif, sebagai langkah untuk mendorong pertumbuhan usaha lokal dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Akses listrik dan air stabil, lingkungannya lebih tertata, dan fasilitas umum tersedia. Harapannya, warga bisa memanfaatkannya dengan baik dan ekonomi lokal ikut tumbuh,” jelasnya.

Dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan program permukiman ini turut ditekankan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Halmahera Selatan, Ikbal Hi. Mustafa. Ia memastikan pemerintah menjamin hak atas tanah warga dan menyiapkan berbagai program tambahan hingga 2028.

“Hak kepemilikan tanah ini bagian penting dari peningkatan layanan pemerintah. Kami bersama Harita Nickel berkomitmen memberikan yang terbaik bagi warga Kawasi,” tegasnya.

Penegasan tersebut disampaikan Ikbal saat penyerahan sertipikat tanah kepada warga Kawasi yang telah menempati permukiman baru, yang digelar bersama Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kawasi pada 19 November 2025.

Berbagai inisiatif yang diadakan menegaskan komitmen Harita Nickel dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, yang merupakan salah satu aspek penting dalam program PPM perusahaan. Harita Nickel juga mengantongi angka 89 untuk Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2024, dengan rata-rata Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,62.