Air, Tambang, dan Komitmen Harita Nickel
Dalam aktivitas pertambangan, salah satu isu lingkungan yang paling krusial adalah pengelolaan air. Untuk memastikan air yang mengalir dari area tambang tetap aman bagi lingkungan, Harita Nickel menerapkan sistem pengelolaan air hujan yang terintegrasi melalui pembangunan sediment pond. Fasilitas ini terdapat di beberapa titik area tambang, termasuk di sekitar Desa Kawasi, Pulau Obi, Maluku Utara.
Keberadaan sediment pond ini menjadi komitmen Harita Nickel dalam menjaga kualitas air dan melindungi lingkungan sekitar, khususnya di Desa Kawasi yang berada di sekitar area operasional tambang.
Apa Itu Sediment Pond dan Mengapa Penting?
Sediment pond atau settling pond adalah kolam penampungan sementara yang berfungsi untuk menahan air limpasan (runoff) dari area tambang. Di kolam ini, partikel padat atau sedimen akan mengendap di dasar sehingga air yang keluar menjadi lebih jernih dan sesuai standar kualitas lingkungan.
Fungsi utama sediment pond meliputi:
-
Menurunkan kadar TSS (Total Suspended Solid) agar tidak mencemari perairan.
-
Menjaga kualitas air sungai dan laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.
-
Mengendalikan limpasan saat musim hujan, sehingga tidak menimbulkan banjir atau kekeruhan berlebih di perairan.
Kapasitas dan Skala Sediment Pond Harita Nickel
Harita Nickel membangun sediment pond dengan desain yang matang dengan mempertimbangkan area tangkapan air (catchment area). Salah satu contoh adalah Pond Tuguraci 2 yang mampu menampung aliran air hingga 10.000–50.000 m³ per jam, terutama saat curah hujan tinggi.
Harita Nickel juga secara rutin menyesuaikan desain dan kapasitas sediment pond dengan luas catchment area yang dibuka. Artinya, setiap kali ada pembukaan lahan baru, sediment pond juga diperluas agar proporsional dengan potensi limpasan air hujan. Dengan begitu, risiko luapan sediment dapat ditekan semaksimal mungkin.
Komitmen Pengelolaan Air di Kawasi
Desa Kawasi menjadi lokasi penting dalam implementasi sistem sediment pond ini. Sebagai kawasan terdekat dengan operasi tambang, kualitas air di Kawasi harus benar-benar dijaga. Harita Nickel memastikan bahwa air yang dialirkan ke laut sekitar Kawasi telah melalui proses penyaringan dan pengendapan di kolam sedimen.
Dengan langkah ini, Harita Nickel berkomitmen memberikan jaminan bahwa keberadaan tambang tidak mengorbankan kelestarian alam maupun kenyamanan hidup masyarakat Kawasi.
Bagian dari Komitmen ESG Harita Nickel
Pembangunan dan pengelolaan sediment pond merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Harita Nickel dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Melalui penguatan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), Harita Nickel memastikan setiap aspek operasionalnya dijalankan secara bertanggung jawab:
-
Environmental: Melindungi kualitas air dan ekosistem perairan.
-
Social: Menjaga kepercayaan masyarakat Kawasi dan Pulau Obi bahwa tambang beroperasi dengan tanggung jawab.
-
Governance: Menjalankan regulasi ketat terkait kualitas air tambang dan transparansi pengelolaan lingkungan.
Harita Nickel juga menegaskan komitmennya dalam laporan keberlanjutan bahwa pengelolaan air merupakan salah satu pilar utama dalam praktik pertambangan berkelanjutan.
Keberadaan sediment pond Harita Nickel di Kawasi dan area tambang Pulau Obi adalah bentuk komitmen perusahaan dalam mengelola air tambang sesuai dengan regulasi yang dipersyaratkan. Dengan kapasitas desain yang adaptif, dan teknologi pendukung, Harita Nickel menunjukkan bahwa industri pertambangan bisa berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan. Melalui pengelolaan air yang terintegrasi lewat sediment pond, Harita Nickel terus memastikan kualitas air di sekitar area tambang, termasuk di Kawasi, tetap terjaga sesuai standar lingkungan.


