
Perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga operasional industri, termasuk pertambangan. Ketidakpastian pola cuaca, peningkatan suhu global, serta frekuensi kejadian cuaca ekstrem yang semakin meningkat mendorong kebutuhan akan pengelolaan energi yang lebih bertanggung jawab.
Dalam konteks ini, Hari Bumi menjadi momentum untuk merefleksikan peran bersama dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui langkah-langkah yang terukur dalam aktivitas pertambangan. Sebagai perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel yang bertanggung jawab, Harita Nickel berkomitmen untuk menghidupi semangat Hari Bumi dengan melaksanakan program Climate Action.
ESG Transformation Manager Harita Nickel, Zahedi Zakaria, menjelaskan bahwa dalam implementasinya, program Climate Action di perusahaan mencakup upaya mitigasi serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
“Dari segi mitigasi, Harita Nickel telah mengembangkan Peta Jalan Dekarbonisasi untuk memandu upaya peningkatan efisiensi energi dan pengurangan emisi secara bertahap. Untuk adaptasi, kami juga melaksanakan beberapa inisiatif untuk menyesuaikan kegiatan operasional dengan target Climate Action kami,” ujarnya.
Sustainable Energy Initiatives (SEI) Harita Nickel
Salah satu bentuk implementasi Peta Jalan Dekarbonisasi di Harita Nickel adalah penerapan SEI sebagai upaya mencapai target penurunan emisi dan efisiensi operasional. Inisiatif ini dilaksanakan secara bertahap melalui optimasi penggunaan energi, peningkatan peralatan dan proses kerja, serta upaya penerapan solusi energi berkelanjutan. Beberapa inisiatif yang telah diterapkan antara lain:
-
Sistem Pemulihan Panas Sisa Acid Plant
Inisiatif ini memanfaatkan panas sisa dari proses produksi asam sulfat untuk dikonversi kembali menjadi energi yang digunakan dalam operasional. Teknologi ini telah diimplementasikan di fasilitas operasional Harita Nickel. Pendekatan ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi energi perusahaan, dengan total pemanfaatan energi mencapai 11.637.506 GJ.
-
Gasifikasi Batubara
Melalui pendekatan ini, batu bara diolah menjadi gas sintetis (syngas) yang kemudian digunakan sebagai sumber energi untuk menghasilkan panas. Implementasi teknologi ini telah menghasilkan energi sebesar 25.206.050 GJ yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi energi dalam operasional.
-
Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Operasional
Penggunaan kendaraan listrik seperti truk towing dan forklift di area gudang nikel sulfat juga menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi dari transportasi internal. Tidak hanya menekan emisi, inisiatif ini telah menghasilkan 216 GJ energi terbarukan.
-
Sistem Belt Conveyor
Selain mulai menggunakan kendaraan listrik untuk operasional, Harita Nickel juga telah mengimplementasikan penggunaan Belt Conveyor untuk mengangkut material. Implementasi ini membantu meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus mengurangi emisi debu.
-
Energy Management System (EnMS)
Harita Nickel juga menerapkan EnMS untuk mengidentifikasi peluang efisiensi energi serta memberikan rekomendasi dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Implementasi EnMS dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan kesadaran melalui pelatihan, gap assessment, penetapan baseline dan target, hingga pelaksanaan audit internal.
Inisiatif-inisiatif yang sudah dilaksanakan ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pemanfaatan energi yang efisien, dengan pelaksanaan yang melibatkan berbagai kalangan karyawan di seluruh organisasi.
Zahedi juga menambahkan bahwa upaya optimasi energi akan terus dikembangkan. “Inisiatif kami tidak berhenti di sini. Harita Nickel akan terus mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, serta mendorong penerapan solusi yang lebih berkelanjutan di seluruh lini operasional,” jelasnya.
Momentum Hari Bumi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap langkah memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif, Harita Nickel terus berupaya menghadirkan operasional pertambangan dan pemrosesan nikel yang lebih efisien dan bertanggung jawab.


