(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MZ6PLDCC'); !function(f,b,e,v,n,t,s) {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod? n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)}; if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0'; n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0; t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0]; s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js'); fbq('init', '1536990446882598'); fbq('track', 'PageView');

Pembangunan PLTS Atap Perkuat Langkah Dekarbonisasi Harita Nickel

Kategori

:
Lingkungan & K3.

23 September 2025 | Admin

detail

Harita Nickel melanjutkan langkahnya dengan pemanfaatan energi terbarukan. Salah satunya dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di atap fasilitas perkantoran dan mess karyawan.

Energi rendah emisi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dunia menuntut langkah nyata untuk menekan emisi karbon, dan Indonesia sudah menegaskan komitmennya mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau lebih cepat. Sektor industri memegang peran penting, termasuk pertambangan dan pengolahan nikel, memegang peranan penting dalam pencapaian ini.

Harita Nickel menyadari tanggung jawab tersebut. Sebagai perusahaan pertambangan dan hilirisasi terintegrasi di Pulau Obi, Harita Nickel memandang perannya lebih luas daripada hanya proses produksi. Selain untuk baja nirkarat, nikel yang dihasilkan di sini adalah bahan penting untuk bahan baku baterai kendaraan listrik yang menjadi tulang punggung energi bersih masa depan. 

Kebutuhan energi di operasi pertambangan dan pengolahan nikel sangat besar. Selama ini, sebagian besar masih bergantung pada batubara.

Menjawab tantangan ini, Harita Nickel mulai mengembangkan beberapa PLTS di berbagai fasilitas, seperti di mess karyawan (uji coba, segera beroperasi), PLTS di fasilitas PT Halmahera Persada Lygend (HPL), PT Obi Nickel Cobalt (ONC), dan di pabrik Nikel Sulfat, serta di area HJF (dalam tahap pembangunan, kapasitas terbesar fase pertama).

“Pemanfaatan PLTS di Kawasan Industri Obi (KIO) adalah langkah nyata untuk mempercepat transisi energi di sektor pertambangan. Selain mendukung efisiensi operasional, inisiatif ini juga sejalan dengan tren global energi terbarukan dan target nasional net zero emission,”  ujar Amiruddin, Deputy Department Head of Technical Support PT Obi Sinar Timur (OST), operator energi di KIO.

Meski baru tahap awal, pemanfaatan solar panel ini diharapkan dapat membawa dampak nyata dengan mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan sekaligus membuka peluang efisiensi energi di masa depan. Harita Nickel menargetkan pemasangan secara bertahap.

Tonny Gultom, Direktur Health, Safety & Environment (HSE) Harita Nickel menjelaskan bahwa pembangunan PLTS memerlukan investasi yang tidak sedikit jumlahnya.

“Investasi ini tentu tidak murah, namun sangat penting operasional yang rendah emisi,” tegas Tonny. 

Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan dekarbonisasi Harita Nickel. Perusahaan ingin menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. 

Bagi Harita Nickel, pemanfaatan PLTS di Obi bukan hanya langkah teknis, melainkan fondasi strategis menuju masa depan rendah karbon bagi industri nikel Indonesia.