(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MZ6PLDCC'); !function(f,b,e,v,n,t,s) {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod? n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)}; if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0'; n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0; t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0]; s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js'); fbq('init', '1536990446882598'); fbq('track', 'PageView');

Mengelola Risiko Keanekaragaman Hayati di Tambang Nikel melalui Pendekatan LNRA

Kategori

:
Sorotan.

07 Februari 2026 | media

detail

Sebagai material dalam pembuatan baterai, nikel merupakan mineral krusial dalam transisi energi global menuju ekonomi rendah emisi. Di saat yang sama, aktivitas pertambangan nikel dapat berkontribusi terhadap emisi dan berpotensi memengaruhi keanekaragaman hayati di sekitar area operasi. Untuk memperkuat pengelolaan risiko tersebut, Harita Nickel, sebagai perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel yang bertanggung jawab dan terintegrasi, mengadopsi Landscape Level Nature Risk Assessment (LNRA) dalam praktik operasionalnya.

LNRA merupakan metode penilaian lingkungan yang membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengelola risiko keanekaragaman hayati secara menyeluruh, tidak hanya terbatas pada area operasional, tetapi juga mencakup ekosistem di sekitarnya. Melalui implementasi LNRA, perencanaan upaya konservasi dapat dilakukan secara lebih holistik.

Pendekatan ini menjadi fokus riset yang dilakukan tim Sustainability Harita Nickel terkait penerapan LNRA di dalam perusahaan. Hasil riset berjudul “Integrating Biodiversity in Mining: From Conceptual to Operational” diterbitkan sebagai artikel prosiding International Conference on Sustainable Energy (ICoSE) 2025 di Atlantis Highlights in Sustainable Development (Atlantis Press).

Sustainability Manager Harita Nickel sekaligus pemimpin tim riset, Klaus Oberbauer, menjelaskan bahwa studi ini menelaah pemahaman internal terhadap penerapan LNRA melalui pendekatan kualitatif. “Kami melakukan wawancara semi-terstruktur dengan sembilan karyawan Harita Nickel yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam penerapan LNRA pada kegiatan operasional,” ujarnya. 

Data hasil wawancara dianalisis menggunakan pendekatan grounded theory, melalui pengodean awal untuk mengenali pola, dilanjutkan dengan penentuan tema utama serta pengelompokan data ke dalam kategori konseptual. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan Harita Nickel lintas tingkat dan fungsi telah memahami penerapan LNRA sebagai kerangka kerja yang memengaruhi perencanaan dan kolaborasi internal dalam pengelolaan keanekaragaman hayati. Studi ini  juga menyoroti area penguatan agar penerapan LNRA di level operasional semakin terintegrasi dalam praktik sehari-hari.

“Temuan utama menunjukkan adanya pemahaman yang kuat mengenai pentingnya implementasi LNRA di berbagai fungsi dan level di dalam perusahaan. LNRA dipersepsikan sebagai alat strategis untuk membantu perusahaan memahami risiko keanekaragaman hayati secara menyeluruh,” jelas Klaus. 

Dalam implementasinya, tantangan di tingkat operasional direspon melalui edukasi dan pelatihan berkelanjutan, serta diskusi terstruktur dan rutin antar departemen terkait, sebagai bagian dari upaya penguatan penerapan LNRA dalam praktik operasional sehari-hari.

Komitmen Harita Nickel terhadap konservasi keanekaragaman hayati tidak berhenti pada kebijakan dan rencana implementasi semata. Komitmen tersebut perlu diuji, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan secara terbuka. Atas dasar itu, perusahaan melakukan kajian implementasi LNRA untuk mendokumentasikan kinerja penerapannya, yang kemudian dipublikasikan melalui forum ilmiah internasional sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.