(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MZ6PLDCC'); !function(f,b,e,v,n,t,s) {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod? n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)}; if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0'; n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0; t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0]; s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js'); fbq('init', '1536990446882598'); fbq('track', 'PageView');

Indonesia Timur Menyala: Semangat Persatuan di Balik Panggung Karnaval Harita Nickel

Kategori

:
Sorotan.

01 September 2025 | Admin

detail

Minggu pagi, 31 Agustus 2025, lapangan hijau mess Nirwana dipenuhi dengan kostum berwarna-warni, riasan wajah berani, dan semangat membara. Lapangan yang biasanya tenang, berubah menjadi lautan kreativitas. Alunan musik tradisional berpadu dengan sorak-sorai, menandai dimulainya Karnaval tahunan ke-4 PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TBP), unit bisnis Harita Nickel.

Setiap tahun, karnaval ini menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Mengusung tema “Indonesia Timur Menyala”, panggung ini menjadi simbol persatuan. Tema ini juga menggambarkan kehidupan karyawan: keberagaman yang disatukan oleh tujuan bersama.

 

Salah satu penampilan bambu gila, kesenian tradisional khas Maluku yang erat dengan nuansa magis.


Sebanyak 18 kontingen, dari berbagai departemen dan mitra kontraktor, memberikan penampilan terbaik. Dari hentakan kaki penari Cakalele, liuk tarian Soya-soya, hingga atraksi bambu gila yang menegangkan. Karyawan tampil bukan sekadar sebagai pekerja, tetapi juga seniman yang dengan bangga menunjukkan warisan budaya leluhur.

Di tengah riuh kemeriahan,, Younsel Evand Roos, Direktur Operasional Harita Nickel, menyampaikan rasa syukur, “Alhamdulillah, kita masih bisa berkumpul dengan penuh keceriaan. Karnaval yang mengangkat budaya nusantara terbukti menghadirkan semangat kebersamaan yang jauh lebih kuat.”

Baginya, esensi acara ini lebih dari sekadar hiburan. “Setiap kelompok dituntut membentuk tim yang solid, butuh kesabaran, disiplin, dan komitmen. Nilai-nilai inilah yang kita butuhkan setiap hari di tempat kerja,” tegas Younsel.

Tim Manajemen menampilkan berbagai macam tarian tradisional dari Indonesia Timur.


Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang. Kelompok Manajemen, yang merupakan gabungan sepuluh departemen mulai dari Finance, IT, Geology & Mine Planning, hingga Business Development, dinobatkan sebagai juara pertama.

Charles Deni Nelson Auparai, ketua tim, mengenang tantangan yang dihadapi timnya. “Semangat kami adalah menyatukan perbedaan. Selain dari banyak departemen, kami ini juga datang dari berbagai daerah, suku, pulau, dan bahasa. Tantangannya besar, tapi di sini kami menjadi satu,” tutur Charles.

Kunci keberhasilan mereka, menurut Charles, adalah kerendahan hati. “Kami tidak hanya berlatih menari, tapi kami berlatih menjadi Indonesia. Kami mempraktikkan Bhinneka Tunggal Ika. Semoga semangat saling menghargai ini bisa terus kami bawa dalam pekerjaan sehari-hari.”

Departemen Occupational, Health, Safety and Training (OHST) dinobatkan sebagai juara kedua sekaligus juara umum, disusul oleh departemen Human Resource & General Affair (HRGA) di posisi ketiga.

Pengumuman pemenang sekaligus menutup rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di PT TBP. Meski acara telah berakhir, semangat kebersamaan yang tercipta akan terus terjaga dan diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari.