(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MZ6PLDCC'); !function(f,b,e,v,n,t,s) {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod? n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)}; if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0'; n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0; t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0]; s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js'); fbq('init', '1536990446882598'); fbq('track', 'PageView');

Harita Nickel Perkuat Transformasi Budaya K3 melalui Kepemimpinan yang Efektif

Kategori

:
Lingkungan & K3.

04 Februari 2026 | media

detail

Harita Nickel menegaskan kembali komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menggelar workshop Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Mengusung tema “Transformasi Budaya K3: Memahami Risiko, Mengendalikan Bahaya, dan Memimpin Perilaku Kerja yang Aman,” kegiatan dalam rangka Bulan K3 Nasional ini menempatkan jajaran manajemen dan pengawas sebagai motor utama perubahan budaya di lapangan.

Workshop ini membuka perspektif baru bahwa keberhasilan K3 tidak boleh hanya bersandar pada angka statistik kecelakaan yang rendah. Fahmi Munsah Ismail, narasumber ahli dalam kegiatan tersebut, mengingatkan bahwa laporan statistik yang tampak baik sering kali  membuat organisasi terlena dalam "rasa aman semu".

Di sinilah peran pemimpin diuji. Seorang pemimpin yang efektif harus mampu melihat melampaui angka, memastikan disiplin pengendalian risiko tetap terjaga ketat meski operasional berjalan tanpa kendala.

Peserta yang dibagi ke dalam beberapa kelompok sedang melakukan diskusi 

Ia menegaskan bahwa keselamatan kerja tidak dapat diposisikan sebagai tanggung jawab satu fungsi tertentu. Dalam praktiknya, pihak yang mengendalikan pekerjaan, metode kerja, serta alokasi sumber daya memiliki kendali langsung terhadap risiko di lapangan. 

“Safety bukan hanya tanggung jawab Departemen Safety, tetapi merupakan tanggung jawab dan tanggung gugat setiap pekerja dan pengawas,” katanya.

Menurut Fahmi, pengawas memegang peran sentral sebagai pengendali risiko. Keputusan yang diambil di tengah tekanan target dan waktu akan sangat menentukan keselamatan tim. Oleh karena itu, akuntabilitas keselamatan tidak dapat didelegasikan.

Melengkapi aspek teknis, workshop ini juga membedah sisi psikologis keselamatan. Hari Setyowibowo, psikolog dari UNPAD, menyoroti bahwa sistem dan prosedur tercanggih sekalipun akan lumpuh tanpa kepemimpinan yang kuat.

“Dalam konteks budaya, aturan saja tidak cukup. Perubahan perilaku lebih banyak terjadi karena keteladanan seorang pemimpin,” ujar Hari.

Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan efektif tidak bergantung pada jabatan semata, melainkan pada kemampuan memberikan teladan, membangun kepercayaan (trust), dan komunikasi yang konsisten. Pendekatan inilah yang mengubah kepatuhan karena "takut aturan" menjadi "komitmen internal" dari hati pekerja.

Dampak workshop ini dirasakan langsung oleh para peserta. Syarif Yadifatullah, OHS Superintendent PT Halmahera Persada Lygend, menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan dinamika di lapangan.

Seluruh peserta workshop dari lintas unit bisnis dan narasumber beserta panitia BK3N 2026 berfoto bersama 

“Workshop ini menyadarkan bahwa peran pimpinan sangat menentukan. Selama ini budaya keselamatan sebenarnya sudah ada, tetapi belum dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

Baginya, kunci pencegahan kecelakaan terletak pada disiplin pengecekan dan tindak lanjut atas setiap arahan kerja.

Melalui kegiatan ini, Harita Nickel berkomitmen menyelaraskan pemahaman lintas unit bisnis: bahwa keselamatan adalah bagian tak terpisahkan dari operasional dan kepemimpinan. Langkah ini menjadi fondasi kuat transformasi budaya K3 yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat #SatuHaritaSalingMenjaga.