
Praktik pertambangan modern tidak lagi hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya alam yang lebih terukur dan bertanggung jawab. Salah satu pendekatan yang semakin penting adalah pemanfaatan data eksplorasi untuk mendukung perencanaan tambang yang efektif dan berkelanjutan.
Perspektif tersebut dibagikan Harita Nickel dalam Seminar Geologi bersama mahasiswa Teknik Geologi Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Jumat (16/5). Melalui seminar bertajuk “Eksplorasi dan Karakteristik Geologi Endapan Nikel Laterit untuk Mendukung Pemanfaatan Sumber Daya Berkelanjutan”, mahasiswa diajak memahami peran data geologi dalam proses eksplorasi dan perencanaan tambang.
Brownfield Strategic Mine Planning Manager Harita Nickel, M. Branata Wibowo, dan Exploration & Technical Assessment Superintendent Harita Nickel, Tri Hadi Nugraha, menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut.
Tri menjelaskan bahwa eksplorasi merupakan fondasi penting dalam pertambangan karena menghasilkan data yang menjadi dasar pengelolaan sumber daya mineral.
“Perencanaan eksplorasi yang baik membantu perusahaan memahami karakteristik sumber daya mineral secara lebih akurat, sehingga pengelolaan tambang dapat dilakukan dengan lebih efektif dan terukur,” ujar Tri.
Data eksplorasi tersebut kemudian digunakan dalam proses perencanaan tambang. Branata menjelaskan bahwa berbagai aspek teknis, seperti topografi, geoteknik, dan hidrologi, diintegrasikan untuk mendukung rancangan tambang yang lebih presisi.
Menurutnya, pendekatan berbasis data menjadi elemen penting dalam mendukung praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan pengambilan keputusan yang lebih akurat.
“Setiap tahapan dalam perencanaan tambang saling terhubung. Karena itu, data yang akurat menjadi dasar penting dalam mendukung kegiatan pertambangan yang lebih optimal dan terukur,” kata Branata.
Selain aspek teknis, Harita Nickel juga memperkenalkan penerapan prinsip Good Mining Practice yang mengintegrasikan aspek produksi, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, dan keberlanjutan sosial dalam operasional perusahaan.
Bagi mahasiswa, seminar tersebut menjadi kesempatan untuk melihat penerapan teori geologi dalam praktik industri. Diskusi berlangsung interaktif, mencakup tantangan eksplorasi, pengelolaan data geologi, hingga penerapan praktik pertambangan berkelanjutan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Harita Nickel turut memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan sekaligus memperkenalkan praktik pertambangan modern yang mengedepankan pemanfaatan data dan prinsip keberlanjutan kepada generasi muda


