(function(w,d,s,l,i){w[l]=w[l]||[];w[l].push({'gtm.start': new Date().getTime(),event:'gtm.js'});var f=d.getElementsByTagName(s)[0], j=d.createElement(s),dl=l!='dataLayer'?'&l='+l:'';j.async=true;j.src= 'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id='+i+dl;f.parentNode.insertBefore(j,f); })(window,document,'script','dataLayer','GTM-MZ6PLDCC'); !function(f,b,e,v,n,t,s) {if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod? n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)}; if(!f._fbq)f._fbq=n;n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0'; n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0; t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0]; s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window, document,'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js'); fbq('init', '1536990446882598'); fbq('track', 'PageView');

Claudia Kowaas: Saat Kepatuhan Jadi Pertahanan Terakhir Keselamatan

Kategori

:
Insan Harita.

19 Februari 2026 | media

detail

Di banyak tempat kerja, kata compliance atau kepatuhan sering kali terasa kering: identik dengan tumpukan dokumen tebal, tabel rumit, dan audit yang menegangkan. Namun, bagi Claudia Gloria Kowaas, di balik deretan angka dan ceklis administratif itu, ada hal fundamental yang dipertaruhkan: nyawa manusia.

Bergabung dengan Harita Nickel sejak 1 Februari 2022 sebagai Occupational Health and Safety Compliance & System Staff, Claudia datang membawa latar belakang pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat dan sebuah pertanyaan besar: bagaimana sistem keselamatan benar-benar bekerja di industri tambang yang penuh risiko?

“Hal pertama yang saya pelajari adalah kepatuhan prosedur merupakan fondasi keselamatan kerja,” ujarnya. Kalimat ini terdengar sederhana, namun maknanya sangat kompleks saat dibenturkan dengan realitas lapangan.

Claudia memang tidak berada di garis depan operasional, seperti mengoperasikan alat berat atau peralatan produksi. Namun, setiap laporan yang ia susun, analisis data kecelakaan yang ia bedah, dan dokumen yang ia kendalikan, berdampak langsung pada ribuan jam kerja operasional.

Pengawasan K3 Harita Nickel
Tugasnya bukan sekadar memastikan perusahaan lolos audit. Bagi Claudia, audit adalah uji kejujuran sistem. “Saat audit, yang diuji adalah konsistensi. Apakah prosedur dijalankan sesuai tulisan? Apakah risiko yang pernah muncul sudah dikendalikan?” tegasnya.

Tantangan terberatnya sering kali bukan pada data, melainkan pada dinamika manusia. Mengawal tindak lanjut (follow up) perbaikan ke lintas departemen membutuhkan napas panjang. Ia harus berhadapan dengan tenggat waktu dan prioritas operasional yang padat.

“Kendala yang paling sering terjadi adalah pekerja yang menganggap prosedur (SOP) hanya sebagai formalitas. Padahal, temuan audit yang ‘menggantung’ atau SOP yang diabaikan adalah celah risiko yang harus segera ditutup,” ungkap Claudia. 

Konsistensi Claudia dalam mengawal sistem ini tidak luput dari perhatian manajemen. Hendri Saputro, OHS Superintendent PT Halmahera Jaya Feronikel, memberikan apresiasi terhadap kinerja Claudia yang dinilai memiliki peran vital dalam menjaga standar keselamatan perusahaan.

"Claudia adalah sosok yang teliti dan gigih. Dalam K3, ketelitian administrasi adalah gerbang awal keselamatan operasional. Kemampuannya mengomunikasikan kebutuhan compliance ke departemen lain juga sangat membantu kami menjaga sistem manajemen keselamatan tetap berjalan efektif dan berkelanjutan," ujar Hendri.

Perjalanan karier Claudia di Harita Nickel telah membentuknya menjadi pribadi yang disiplin dan berintegritas. Ia menyadari bahwa sistem keselamatan tidak bisa berdiri sendiri; dibutuhkan kesadaran kolektif agar setiap kebijakan benar-benar diterapkan, bukan hanya dibaca.

“Keselamatan kerja bagi saya adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi setiap pekerja agar dapat bekerja dengan aman, sehat, dan kembali ke keluarga dalam keadaan selamat,” tutupnya.

Claudia membuktikan bahwa pahlawan keselamatan tidak selalu yang paling keras bersuara di lapangan. Bisa jadi, mereka adalah orang-orang yang bekerja di ruang yang jarang terlihat namun memiliki dampak yang luas, dan memastikan sistem menjadi pertahanan terakhir yang kokoh bagi seluruh pekerja.