
Kalau mendengar kata nikel, mungkin yang terbayang adalah aktivitas pertambangan yang berlangsung di wilayah-wilayah yang jauh dari kehidupan kita sehari-hari. Padahal, meski proses pertambangannya bisa berlangsung di pulau atau daerah yang jauh, kegunaan nikel justru sangat dekat dengan keseharian kita. Mulai dari peralatan rumah tangga, konstruksi, hingga teknologi baterai, nikel digunakan dalam berbagai produk yang kita temui dan gunakan.
Pada artikel ini, kita akan membahas 5 kegunaan nikel maupun beberapa penggunaannya yang mungkin belum kamu sadari.
Apa Itu Nikel?
Nikel merupakan unsur kimia logam yang banyak digunakan sebagai campuran dengan material lain. Sifatnya yang tahan terhadap korosi dan suhu tinggi membuat nikel digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Di alam, nikel dapat ditemukan dalam bentuk seperti tanah yang mengandung bijih nikel. Di Indonesia sendiri, nikel yang ditambang umumnya berasal dari bijih nikel laterit. Sebelum dimanfaatkan, bijih tersebut perlu melalui proses pengolahan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Kenapa Nikel Banyak Digunakan?
Salah satu alasan nikel banyak digunakan adalah karena kemampuannya membantu memberikan ketahanan tertentu pada material ketika dicampurkan dengan logam lain. Karena itu, fungsi nikel dapat ditemukan di berbagai bidang, mulai dari stainless steel, industri, energi, hingga teknologi.
5 Kegunaan Nikel dalam Kehidupan dan Industri
Lalu, apa kegunaan nikel dalam kehidupan dan industri? Berikut beberapa contohnya.
1. Peralatan Sehari-hari
Salah satu kegunaan nikel dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan pada stainless steel. Dalam paduan tersebut, nikel berperan membantu membuat material lebih tahan terhadap korosi.
Peralatan dapur, peralatan makan, dan berbagai perlengkapan rumah tangga merupakan contoh produk yang dapat menggunakan stainless steel.
2. Industri dan Infrastruktur
Manfaat nikel juga dapat ditemukan dalam berbagai paduan logam untuk kebutuhan industri. Sifatnya yang tahan terhadap korosi dan suhu tinggi membuat nikel dimanfaatkan pada sektor seperti transportasi, energi, manufaktur, konstruksi, dan infrastruktur. Salah satu contohnya adalah komponen mesin kendaraan, seperti katup mesin (engine valve), yang dapat menggunakan paduan berbasis nikel karena membutuhkan ketahanan terhadap suhu tinggi dan korosi.
Dalam industri otomotif, nikel juga dapat digunakan dalam proses pelapisan pada beberapa bagian kendaraan. Pelek, grille, dan bumper merupakan contoh komponen yang dapat menggunakan lapisan nikel untuk membantu meningkatkan ketahanan terhadap korosi sekaligus memberikan tampilan permukaan yang lebih baik.
Selain otomotif, penggunaan nikel juga dapat ditemukan pada berbagai kebutuhan konstruksi, energi, dan manufaktur yang membutuhkan material dengan daya tahan tertentu.
3. Teknologi
Perkembangan teknologi turut memperluas pemanfaatan nikel. Nikel dapat menjadi bagian dari material atau komponen yang membutuhkan ketahanan terhadap kondisi lingkungan dan temperatur tertentu.
Penggunaannya dapat ditemukan pada berbagai perangkat dan komponen teknologi yang membutuhkan material dengan karakteristik tahan lama dan mampu bekerja dalam kondisi tertentu.
4. Energi dan Baterai
Salah satu kegunaan nikel yang semakin dikenal adalah dalam teknologi baterai. Dalam beberapa kasus nikel merupakan salah satu komponen dari katoda pada baterai ion lithium bersama dengan bahan-bahan lain seperti NMC (Nickel Manganese Cobalt) dan NCA (Nickel Cobalt Aluminum).
Nikel-nikel yang disebutkan di atas digunakan bersama dengan motor berteknologi tinggi. Perlu dicatat bahwa tidak semua baterai yang digunakan pada kendaraan listrik mengandung nikel. Sebagai contoh baterai lithium fosfat besi yang katodanya tidak mengandung nikel.
5. Kesehatan dan Berbagai Kebutuhan Industri Lainnya
Penggunaan nikel juga dapat ditemukan di bidang kesehatan. Beberapa peralatan dan instrumen medis, termasuk peralatan yang digunakan dalam prosedur operasi, dapat dibuat menggunakan stainless steel atau paduan logam yang mengandung nikel. Penggunaan material tersebut antara lain karena membutuhkan ketahanan terhadap korosi, daya tahan, dan kemampuan untuk melalui proses sterilisasi berulang.
Selain bidang kesehatan, nikel juga digunakan pada berbagai produk dan komponen industri lainnya. Misalnya, nikel dapat digunakan sebagai material pelapis pada baut, pengencang (fasteners), dan beberapa komponen kendaraan untuk membantu meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan panas.
Penggunaan lainnya juga dapat ditemukan pada komponen yang bekerja pada temperatur tinggi, seperti katup pembuangan mesin (exhaust valve). Beberapa paduan berbasis nikel digunakan karena mampu mempertahankan kekuatan dan ketahanan terhadap panas maupun korosi pada kondisi kerja tersebut.
Jadi, ketika mencari tahu nikel buat apa, penggunaannya ternyata bisa ditemukan pada benda yang cukup dekat dengan kehidupan kita, mulai dari peralatan rumah tangga hingga berbagai komponen kendaraan dan kebutuhan industri.
Pengolahan Nikel di Pulau Obi
Sebelum dimanfaatkan, bijih nikel perlu melalui proses pengolahan. Salah satu wilayah pertambangan nikel dan pengolahan terintegrasi di Indonesia berada di Pulau Obi, Maluku Utara.
Di kawasan ini, Harita Nickel melaksanakan aktivitas pertambangan dan pengolahan nikel yang terintegrasi dan berkelanjutan. Bijih saprolit dan limonit diolah melalui proses yang berbeda. Saprolit diproses menggunakan RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace) untuk menghasilkan ferronikel, sedangkan limonit diolah dengan HPAL (High Pressure Acid Leaching) hingga menjadi MHP (Mixed Hydroxide Precipitate).
MHP kemudian dapat diproses lebih lanjut menjadi Nikel Sulfat dan Kobalt Sulfat yang digunakan dalam pembuatan bahan katoda baterai lithium-ion berbasis nikel. Proses ini memperlihatkan bagaimana tambang Pulau Obi dapat terhubung dengan kebutuhan industri melalui hilirisasi.
Nikel dan Beragam Kegunaannya
Dari peralatan sehari-hari hingga teknologi baterai, kegunaan nikel ternyata cukup beragam. Pemanfaatannya juga tidak berhenti pada hasil tambang, tetapi berlanjut melalui proses pengolahan dan hilirisasi.
Salah satu contohnya dapat dilihat di Pulau Obi, tempat kegiatan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi menjadi bagian dari rantai industri yang lebih luas.

