
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
|
Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah prioritas utama kami sebagai bagian dari komitmen terhadap perlindungan hak asasi manusia dan keberlanjutan operasional. |
![]() |
Di Harita Nickel, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja yang terus kami kembangkan. Kami percaya bahwa membangun tenaga kerja yang kompeten dalam K3 adalah langkah utama untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen ini, kami telah mengembangkan berbagai inisiatif strategis untuk memastikan bahwa setiap karyawan memahami potensi bahaya (hazard) dan risiko di tempat kerja, mampu mengelolanya dengan baik, serta melaporkannya sesuai prosedur yang berlaku.
a. Meningkatkan Kompetensi Personel untuk Kesadaran K3
-
Pengembangan Sistem Manajemen Terintegrasi (Integrated Management System - IMS)
Harita Nickel telah mengembangkan Integrated Management System (IMS) yang mengintegrasikan berbagai sistem manajemen, termasuk ISO 45001 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), ISO 14001 (Lingkungan), dan ISO 26000 (Tanggung Jawab Sosial). IMS ini menjadi panduan utama bagi seluruh karyawan dalam menerapkan praktik kerja yang selamat, efisien, dan bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, lingkungan dan sosial. -
Pemetaan Kompetensi Berbasis K3
Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran K3, kami telah mengembangkan Standard Competency Mapping yang diselaraskan dengan sistem Human Resources (HR). Melalui pendekatan ini, kami memastikan bahwa setiap pekerja memiliki pemahaman yang mendalam terkait:
-
-
Identifikasi hazard di tempat kerja dan tindakan mitigasi yang sesuai.
-
Penerapan prosedur kerja aman sesuai dengan regulasi K3.
-
Pelaporan insiden dan kondisi tidak aman (unsafe condition & unsafe act) secara cepat dan akurat.
-
b. Strategi Pengembangan Kompetensi K3 di Seluruh Unit Bisnis
Kami telah menyusun Strategi Pengembangan Kompetensi yang mencakup seluruh Business Unit (BU) dengan semangat integrasi dan kolaborasi. Strategi ini memastikan bahwa setiap unit bisnis memiliki pendekatan pelatihan K3 yang terstandarisasi, sehingga seluruh karyawan memiliki kesadaran proaktif dalam mengenali risiko dan menjaga keselamatan di tempat kerja.
c. Kampanye Kesadaran K3 yang Komprehensif
Untuk memperkuat budaya keselamatan, Harita Nickel secara rutin mengadakan kampanye dan sosialisasi tentang Integrated Management System (IMS) dengan fokus pada K3. Program ini melibatkan berbagai metode, termasuk:
-
Pelatihan dan sertifikasi K3 bagi seluruh karyawan dan kontraktor.
-
Workshop dan simulasi tanggap darurat untuk meningkatkan kesiapan menghadapi insiden.
-
Sosialisasi prosedur pelaporan hazard dan insiden melalui berbagai kanal komunikasi internal.
Harita Nickel memahami bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar area operasional merupakan aspek fundamental dalam keberlanjutan bisnis kami. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk memastikan keseimbangan antara aktivitas industri dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inisiatif berbasis data dan partisipatif.
a. Kajian Kesehatan Masyarakat untuk Mitigasi Risiko
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial, Harita Nickel telah melakukan Studi Penilaian Kesehatan dan Sosial Ekonomi di Pulau Obi bekerja sama dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kajian ini dilakukan secara independen dengan melibatkan masyarakat, dan bertujuan untuk:
-
Mengidentifikasi potensi dampak kesehatan masyarakat yang mungkin timbul dari kegiatan industri.
-
Menilai faktor risiko lingkungan dan sosial yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat sekitar.
-
Merancang strategi pencegahan dan pengendalian risiko kesehatan berbasis data guna memastikan operasional perusahaan tetap harmonis dengan komunitas sekitar.
b. Implementasi Program Kesehatan Masyarakat
Harita Nickel bekerja sama dengan Universitas Khairun Ternate melaksanakan berbagai program peningkatan kesehatan masyarakat, antara lain:
-
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support Training): Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pertolongan pertama dalam keadaan darurat, seperti menangani henti jantung mendadak, tersedak, dan kondisi medis lainnya sebelum bantuan medis profesional tiba.
-
Psikoedukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat, termasuk kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
-
Analisis Higiene dan Sanitasi Pengolahan Makanan: Melakukan penilaian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan di lingkungan masyarakat guna memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi bebas dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan.
c. Pelibatan Masyarakat dalam Tanggap Darurat dan Manajemen Krisis (ERCM)
Harita Nickel telah mengembangkan Emergency Response and Crisis Management (ERCM) yang melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari sistem tanggap darurat.Pelibatan masyarakat dalam ERCM mencakup:
-
Edukasi dan pelatihan tanggap darurat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana industri maupun bencana alam.
-
Pembangunan sistem komunikasi darurat yang memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi cepat dan akurat dalam situasi krisis.
-
Kolaborasi dengan pihak eksternal seperti BPBD, BNPB, dan tenaga medis lokal untuk memastikan respons yang efektif dan terkoordinasi.
Harita Nickel percaya bahwa pertumbuhan industri harus berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan masyarakat dengan prinsip:
-
Tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
-
Pendekatan berbasis kajian ilmiah untuk mitigasi risiko.
-
Kolaborasi aktif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Kami memahami bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab internal, tetapi juga mencakup seluruh ekosistem operasional kami, termasuk kontraktor yang bekerja di lingkungan kami.
Untuk memastikan bahwa setiap mitra kerja kami memiliki standar keselamatan yang sejalan dengan prinsip ISO 45001 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja), ESG (Environmental, Social, and Governance), serta praktik terbaik dalam industri pertambangan, kami mengembangkan Contractor Safety Management System yang lebih komprehensif.
a. Pra Kualifikasi dan Seleksi
-
Evaluasi rekam jejak keselamatan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi K3.
-
Review dokumen keselamatan kerja, termasuk kebijakan, sertifikasi, dan asuransi.
-
Audit lapangan dan verifikasi kemampuan operasional sebelum kontraktor dipekerjakan.
b. Kontrak & Perencanaan Pra-Kerja
-
Mengintegrasikan persyaratan keselamatan dalam kontrak kerja.
-
Mengadakan Pre-Job Safety Meeting untuk membahas prosedur dan risiko spesifik.
-
Melakukan analisis bahaya kerja (JSA/JHA) serta pelatihan keselamatan bagi kontraktor.
c. Pelaksanaan & Pemantauan Kerja
-
Inspeksi dan audit keselamatan secara berkala berdasarkan tingkat risiko pekerjaan.
-
Penerapan sistem izin kerja (Permit-to-Work) untuk aktivitas berisiko tinggi.
-
Mekanisme pelaporan insiden & investigasi kecelakaan, dengan tindakan korektif yang terstruktur.
d. Evaluasi Pascapekerjaan & Peningkatan Berkelanjutan
-
Melakukan evaluasi kinerja keselamatan kontraktor sebelum sertifikasi penyelesaian proyek.
-
Dokumentasi & pelaporan keselamatan sebagai referensi untuk proyek mendatang.
-
Menerapkan prinsip continuous improvement dalam pengelolaan kontraktor.
Harita Nickel menyadari bahwa pengelolaan kontraktor yang efektif dimulai dari pemilihan mitra yang memiliki komitmen terhadap keselamatan kerja. Oleh karena itu, kami akan terus menyempurnakan sistem ini agar dapat mencegah insiden kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan keberlanjutan bisnis yang lebih aman dan bertanggung jawab.
Sebagai pemimpin dalam industri pertambangan nikel yang terintegrasi, Harita Nickel berkomitmen untuk mengutamakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dalam setiap aspek operasionalnya. Kami memahami bahwa industri pertambangan memiliki tantangan unik, termasuk potensi bencana alam dan risiko operasional, sehingga sistem pengelolaan kebencanaan yang tangguh menjadi prioritas utama.
Untuk memastikan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi keadaan darurat, Harita Nickel telah menyusun Manual Pengelolaan Kebencanaan dan Keadaan Darurat Terintegrasi yang dirancang berdasarkan standar internasional seperti ISO 45001, ISO 14001, Sendai Framework for Disaster Risk Reduction, serta pendekatan UNEP APELL (Awareness and Preparedness for Emergencies at Local Level) yang mencakup :
-
Identifikasi Risiko & Pencegahan Proaktif
Kami menerapkan sistem identifikasi risiko yang komprehensif untuk mendeteksi potensi bahaya, baik dari aspek geologi, operasional, maupun lingkungan. Dengan analisis mendalam, kami dapat mengambil langkah mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak bencana. -
Sistem Kesiapsiagaan & Tanggap Darurat Berbasis UNEP APELL
Kami mengadopsi prinsip Awareness and Preparedness for Emergency at Local Level (APELL) dari United Nations Environment Programme (UNEPP) yang menekankan pentingnya koordinasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Pendekatan ini memastikan bahwa Harita Nickel tidak hanya melindungi pekerja dan aset perusahaan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan komunitas sekitar terhadap bencana.
-
Struktur Tanggap Darurat yang Efektif
Harita Nickel memiliki struktur organisasi tanggap darurat berbasis Incident Command System (ICS), yang memastikan koordinasi cepat antara tim internal dan pihak eksternal seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam menangani keadaan darurat. -
Pelatihan & Simulasi Berkala
Kami rutin melakukan simulasi keadaan darurat berskala besar untuk memastikan seluruh pekerja, tim tanggap darurat, serta mitra kerja memiliki kesiapan optimal dalam menghadapi berbagai skenario bencana. -
Pemulihan Pascabencana & Keberlanjutan Operasional
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Harita Nickel memastikan setiap pemulihan pasca bencana dilakukan secara cepat dan efektif, dengan fokus pada keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, dan kesinambungan operasional.
