.jpg)
Investor/Analyst Briefing FY23
FY23
Investor/Analyst Briefing April 2024

-
Rekam jejak pertumbuhan pendapatan yang kuat didorong oleh peningkatan produksi di fasilitas pertambangan dan pengolahan nikel (smelter).
-
Pertumbuhan dua digit yang sehat pada laba kotor, EBITDA, dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
-
Pertumbuhan yang lebih lambat pada EBITDA dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada FY23 disebabkan oleh penurunan harga nikel dan kobalt global.

-
Tingginya permintaan bijih nikel pada FY23 berasal dari beroperasinya jalur produksi ke-3 HPAL (HPL) serta penyelesaian 8 jalur produksi RKEF (HJF). Dengan demikian, hingga akhir 2023 TBP memiliki total 12 jalur produksi dengan kapasitas feronikel sebesar 120.000 ton nikel per tahun dan 3 jalur produksi HPAL dengan total kapasitas 55.000 ton nikel per tahun dalam bentuk MHP.

-
HJF RKEF telah menyelesaikan 2 jalur produksinya pada akhir 2022. Jalur produksi ke-3, ke-4, dan ke-5 diselesaikan masing-masing pada Januari 2023, Februari 2023, dan Maret 2023. Sisa 3 jalur produksi selesai pada Mei 2023. HJF mencapai kapasitas produksi 100% pada akhir Agustus 2023, yang mendorong pertumbuhan signifikan penjualan feronikel (FeNi) secara tahunan.
-
Rata-rata produksi aktual HJF pada periode Agustus–Desember 2023 telah mencapai 8.508 ton nikel per bulan dalam bentuk FeNi, atau 7% di atas kapasitas terpasang.
-
Produksi FY23 HJF mencapai 72.409 ton nikel dalam bentuk FeNi, atau 11% di atas target produksi 2023. Begitu pula dengan produksi FY23 MSP yang melampaui kapasitas terpasang sebesar 14%, yaitu mencapai 28.482 ton nikel dalam bentuk FeNi. Secara keseluruhan, total produksi berada 13% di atas target produksi tahun 2023.

-
HPL mulai mengekspor Nikel Sulfat pada Juni 2023. Selanjutnya, pada Juli 2023 HPL mulai mengekspor Kobalt Sulfat.
-
Produksi HPL pada FY23 mencapai 63.655 ton nikel dalam bentuk MHP, atau 12% di atas kapasitas terpasang.
-
Dalam laporan produksi HPAL, produksi Nikel Sulfat dihitung sebagai bagian dari produksi MHP karena Nikel Sulfat merupakan hasil konversi dari MHP. Sementara itu, dalam volume penjualan, total penjualan FY23 akan dihitung sebagai volume MHP ditambah volume Nikel Sulfat.
