
Ekonomi Sirkular
Ekonomi Sirkular
Pengelolaan Sisa Hasil Produksi yang
|
![]() |
Sisa Hasil Produksi yang Dihasilkan
![]() |
![]() |
![]() |
| Tailing | Terak Nikel | Limbah Tidak Berbahaya Lainnya |
Pemanfaatan Kembali Terak Nikel
|
![]() |
|
|
Pengolahan TailingHarita Nickel berkomitmen untuk mengelola fasilitas tailing secara aman dan bertanggung jawab sepanjang siklus hidupnya. Pendekatan kami mengikuti peraturan Indonesia dan praktik terbaik internasional, guna memastikan keselamatan, kepatuhan, serta perlindungan lingkungan jangka panjang. Harita Nickel tidak melakukan pembuangan tailing ke laut.
Harita Nickel menggunakan metode pengisian kembali di bekas tambang dengan cara kering (Dry Stack Tailing Facility - DSTF) untuk pengolahan tailing. Program kami mencakup seluruh tahapan fasilitas tailing, mulai dari perancangan dan konstruksi hingga operasi, pemantauan, penutupan, dan pasca-penutupan. Sistem pengelolaan dan pemantauan tailing kami dilengkapi dengan saluran drainase, pengumpulan dan pengolahan lindi, serta sumur pemantauan untuk menjaga kualitas air dan integritas struktur. Pemantauan dilakukan secara berkesinambungan dengan prosedur yang jelas agar dapat segera dilakukan tindakan dan mitigasi apabila terdeteksi adanya anomali, seperti kebocoran.
Kesiapsiagaan darurat didukung oleh ketersediaan peralatan respons, pemeliharaan rutin infrastruktur pendukung, serta prosedur kesiapan bagi personel. Kami juga telah menerapkan Early Warning System (EWS) untuk menentukan tingkat kedaruratan kondisi DSTF dan menyusun rencana tanggap darurat yang mencakup sistem peringatan dan prosedur evakuasi. Persyaratan penutupan dan pasca-penutupan yang disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah diintegrasikan ke dalam perencanaan fasilitas untuk memastikan keselamatan jangka panjang.
Untuk memperkuat akuntabilitas, Harita Nickel berpartisipasi dalam asesmen independen oleh pihak ketiga, termasuk proses audit IRMA. Secara internal, tinjauan rutin juga dilakukan oleh fungsi Manajemen Risiko kami.
Untuk informasi lebih lengkap, silakan merujuk pada Laporan Keberlanjutan TBP. |
Pemanfaatan Limbah Tidak Berbahaya Lainnya
|
|
|
|
Pengolahan AirHarita Nickel menerapkan praktik pengelolaan air yang komprehensif untuk melindungi ekosistem sekitar serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan lingkungan yang berlaku. Kualitas air dipantau secara berkelanjutan di lokasi-lokasi kritis, termasuk kolam sedimentasi dan titik pembuangan, dengan seluruh air yang dilepas telah melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Pengujian dilakukan di laboratorium milik perusahaan dan secara rutin divalidasi melalui asesmen independen oleh laboratorium pihak ketiga terakreditasi, sehingga menjamin transparansi dan keandalan hasil. Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air, perusahaan secara aktif mengurangi ketergantungan pada air tawar dengan memanfaatkan air laut dalam proses operasional, seperti pendingin pada pembangkit listrik. Air tawar juga digunakan kembali di berbagai area produksi, didukung oleh inisiatif konservasi air yang terstruktur. Program ini mencakup sosialisasi dan induksi bagi karyawan, pemasangan pengingat untuk mendorong perilaku hemat air, serta pemanfaatan kembali air olahan dari Instalasi Pengolahan Air (Water Treatment Plant) untuk kegiatan non-proses, seperti pencucian kendaraan berat. Pemantauan konsumsi air dilakukan setiap bulan, dengan pemeriksaan rutin pada flow meter untuk semakin memperkuat efisiensi. Perusahaan tetap berkomitmen untuk mengembangkan pengelolaan air yang berkelanjutan dengan mengeksplorasi metodologi dan teknologi inovatif yang dapat meningkatkan pemanfaatan kembali air serta mendukung ketahanan operasional jangka panjang. |







