Investor/Analyst Briefing 9M23

Investor/Analyst Briefing 9M23

Pilih

9M23

Investor/Analyst Briefing Desember 2023

Ikhtisar Kinerja Keuangan

 

  • Jejak pertumbuhan pendapatan yang kuat didorong oleh peningkatan produksi pada fasilitas pertambangan dan pengolahan nikel (smelter).

  • Margin profitabilitas yang sehat dengan laba kotor, EBITDA, dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tetap mencatatkan pertumbuhan dua digit.

  • Pertumbuhan yang lebih lambat pada EBITDA dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 9M23 disebabkan oleh penurunan harga nikel dan kobalt serta bagian laba bersih dari entitas asosiasi yang berasal dari PT HPL.

Operasional Pertambangan

 

 

  • Pada 9M22, TBP hanya memiliki 1 smelter RKEF yang beroperasi (PT MSP) dengan 4 jalur produksi dan kapasitas produksi sebesar 25.000 ton nikel per tahun. Untuk kapasitas HPAL, TBP memiliki 2 jalur produksi HPAL (PT HPL) dengan kapasitas sebesar 37.000 ton nikel per tahun.

  • Permintaan bijih nikel yang lebih tinggi pada 9M23 berasal dari beroperasinya jalur produksi ketiga HPAL (PT HPL) serta selesainya pembangunan 8 jalur produksi RKEF (PT HJF). Dengan demikian, hingga akhir 9M23 TBP memiliki total 12 jalur produksi RKEF dengan kapasitas 120.000 ton nikel per tahun dan 3 jalur produksi HPAL dengan total kapasitas 55.000 ton nikel per tahun.

Operasional RKEF

 

 

  • Pada FY20 hingga FY22, produksi FeNi berasal dari PT MSP yang telah beroperasi sejak 2017.

  • PT HJF RKEF mulai beroperasi pada akhir FY22 dengan 2 jalur produksi. Tiga jalur berikutnya yaitu jalur ke-3, ke-4, dan ke-5 diselesaikan pada Januari 2023, Februari 2023, dan Maret 2023. Sisa 3 jalur produksi lainnya selesai dibangun pada akhir 1H23. PT HJF mencapai kapasitas produksi 100% pada 3Q23, yang mendorong pertumbuhan signifikan penjualan FeNi secara tahunan (YoY).

  • Produksi rata-rata aktual PT HJF pada Agustus–September telah mencapai 8.390 ton nikel per bulan, atau 6% lebih tinggi dibandingkan kapasitas terpasang (nameplate capacity).

Operasional HPAL



 

  • Pada akhir tahun 2021, 2 jalur produksi HPAL (PT HPL) mulai beroperasi dengan kapasitas terpasang sebesar 37.000 ton nikel per tahun. Jalur ke-3 dengan kapasitas terpasang 18.000 ton nikel per tahun mulai beroperasi pada Januari 2023 dan mencapai kapasitas penuh dalam waktu 2 bulan.

  • PT HPL mulai memproduksi Nikel Sulfat pada April 2023 dan melakukan ekspor perdana pada Mei 2023. Selanjutnya, pada Juli 2023 PT HPL mulai memproduksi dan melakukan ekspor perdana Kobalt Sulfat.

  • Dalam laporan produksi, output Nikel Sulfat dihitung sebagai bagian dari output MHP, karena Nikel Sulfat merupakan hasil konversi dari MHP. Namun dalam perhitungan volume penjualan, total penjualan dihitung sebagai volume MHP ditambah volume Nikel Sulfat.