Trimegah Bangun Persada

Nilai Perusahaan

Visi

Mengoptimalkan nilai sumber daya yang kami miliki untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pemegang saham, pemangku kepentingan, dan negara.

Misi

Keunggulan berkelanjutan melalui peningkatan sumber daya manusia dan proses yang berkesinambungan.


Nilai Inti

H

Humility

A

Achievement Oriented

R

Respect for Every Individual

I

Integrity

T

Teamwork

A

Accountability


Sejarah

2010

Awal Mula Operasional TBP

Tahun 2010 menjadi tonggak bersejarah bagi TBP dalam mengelola sumber daya alam nikel di wilayah Timur Indonesia, tepatnya di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Operasional tambang di Site Obi ini kami lakukan melalui sinergi dengan Gane Permai Sentosa dengan luas total wilayah operasi 5.523 hektar. Penambangan kami lakukan melalui sistim tambang terbuka (open mining) dengan metode penambangan open cast, dan dilakukan dengan praktik operasional terbaik.

2017

Dukungan Kami terhadap Amanat Undang-undang terkait Hilirisasi Nikel

Di tahun 2017 kami bertransformasi cepat dalam peningkatan nilai tambah nikel dengan mengoperasikan smelter yang mengolah nikel saprolit (nikel kadar tinggi) sebanyak 4 jalur. Terwujudnya fasilitas smelter ini kami integrasikan dengan Megah Surya Pertiwi melalui penerapan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace dan produk akhir feronikel.

2019

Akselerasi Transformasi dalam Konservasi Mineral

Komitmen terhadap Undang-undang kembali kami wujudkan dengan membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit (tipe kadar rendah). Melalui kepemilikan saham di Halmahera Persada Lygend, kami menjadi yang pertama di Indonesia untuk memproduksi bahan baku baterai kendaraan listrik melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, yaitu High Pressure Acid Leach.

2020

Semangat Bangun Pulau Obi, untuk Kontribusi Lebih Besar

Sebagai smelter feronikel ke-2, Halmahera Jaya Feronikel melakukan konstruksi pabrik dengan menerapkan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace dan menghasilkan feronikel yang banyak dimanfaatkan dalam industri stainless steel.

2021

Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Resmi Diproduksi Pertama Kali di Indonesia

Fasilitas HPAL resmi beroperasi sejak 23 Juni 2021 dan menjadi perusahaan pioinir di Indonesia yang menghasilkan produk antara Mixed Hydroxide Precipitate yang diolah lebih lanjut menjadi nikel sulfat & kobalt sulfat. Pemanfaatan nikel limonit menjadi nilai positif bagi Indonesia dan upaya konservasi mineral karena selama ini belum termanfaatkan, tapi kini memiliki nilai strategis.

2022

Terus Beradaptasi Melalui Penerapan Teknologi

Smelter peleburan nikel saprolit (kadar tinggi) dengan 2 jalur produksi resmi beroperasi melalui Halmahera Jaya Feronikel dan menghasilkan produk feronikel. 6 lajur selebihnya diperkirakan akan beroperasi di pertengahan tahun 2023. Penyerapan ribuan tenaga kerja, alih daya ilmu dan teknologi, dampak ekonomi bagi masyarakat, serta kontribusi ekonomi dan sosial lainnya merupakan manfaat dari peningkatan nilai tambah nikel dan hilirisasi di Pulau Obi.

Go Top